ANANDA, ARYA (2025) MAKNA DIKSI KIASAN DAN GAYA KOMUNIKASI IDGITAF DALAM LIRIK LAGU DERMAGA (ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE). Skripsi thesis, Universitas Buddhi Dharma.
|
Text
COVER-BAB III.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (422kB) |
|
|
Text
BAB V-LAMPIRAN.pdf - Published Version Download (1MB) |
Abstract
Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis makna diksi kiasan dan gaya komunikasi yang terkandung dalam lirik lagu "Dermaga" karya Idgitaf. Latar belakang studi ini didasari oleh pemahaman bahwa komunikasi merupakan aspek fundamental interaksi manusia, dan musik berfungsi sebagai medium ekspresi yang kuat, di mana lirik lagu seringkali menjadi sarana penyampaian pesan kompleks melalui gaya bahasa kiasan. Lagu "Dermaga" dipilih sebagai objek penelitian karena popularitasnya di kalangan remaja hingga dewasa, serta penggunaan diksi kiasan yang kaya, seperti "kapal" dan "dermaga," yang melampaui makna literalnya untuk merepresentasikan pengalaman emosional dalam hubungan interpersonal. Metodologi penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan hubungan antara penanda (bentuk fisik kata-kata dalam lirik) dan petanda (konsep atau makna yang diwakili oleh kata-kata tersebut), sehingga dapat mengungkap signifikasi yang lebih dalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi, yang mencakup studi dokumentasi lirik lagu "Dermaga" dan wawancara mendalam dengan Idgitaf sebagai pencipta lagu, dilengkapi dengan data sekunder dari berbagai literatur relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa diksi kiasan dalam lirik lagu "Dermaga" secara efektif melambangkan pengalaman perpisahan, kerentanan emosional, harapan yang rapuh, dan kelelahan dalam menghadapi dinamika hubungan. Kata-kata seperti "dermaga" diinterpretasikan sebagai simbol individu yang letih menanti dan ditinggalkan, sementara "kapal" merepresentasikan orang-orang yang datang dan pergi dalam hidup. Lagu ini secara keseluruhan menggambarkan dilema universal antara harapan dan kenyataan, serta ketidakpastian yang melekat dalam setiap hubungan. Lebih lanjut, analisis gaya komunikasi mengidentifikasi adanya perpaduan gaya pasif (penerimaan), agresif (penegasan), pasif-agresif (kekecewaan tersirat), dan asertif (kejujuran emosional), yang secara kolektif memperkaya resonansi emosional lagu. Penggunaan diksi kiasan dan gaya komunikasi yang beragam ini tidak hanya meningkatkan nilai artistik lagu, tetapi juga menjadikannya media reflektif yang kuat untuk menyampaikan nilai-nilai emosional dan sosial yang mendalam kepada pendengar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diksi Kiasan, Lirik Lagu, Semiotika, Komunikasi, Idgitaf |
| Subjects: | 400 Bahasa > 401 Filsafat dan Teori Bahasa > 401.41 Semiotik |
| Divisions: | Fakultas Sosial & Humaniora > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Muhamad Kemal Prasetyo |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 06:28 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 06:28 |
| URI: | https://repositori.buddhidharma.ac.id//id/eprint/2956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

